Tren video perjalanan dari Google Maps kembali ramai dibicarakan setelah pengguna TikTok membagikan cara mengubah riwayat lokasi menjadi animasi rute.
Fitur tersebut memanfaatkan data Timeline yang diekspor dari ponsel, lalu diproses memakai Timeline Visualizer agar perjalanan tampil sebagai video yang bisa ditonton.
Google sendiri menjelaskan bahwa Timeline menyimpan kunjungan dan rute pada perangkat yang digunakan, sehingga proses ekspor kini berbeda dari cara lama yang mengandalkan layanan web.
Unggahan yang beredar menunjukkan alur sederhana, mulai dari mengekspor file Timeline, memasukkannya ke aplikasi, lalu membuat video perjalanan berdasarkan periode yang dipilih pengguna.
Namun, pengguna perlu memahami sumber aplikasi dan cara kerja datanya sebelum mencoba. Versi terbaru Timeline Visualizer saat ini tercatat sebagai 2.2.6 di GitHub.
Apa Itu Timeline Visualizer yang Ramai di TikTok?
Timeline Visualizer merupakan proyek yang mengubah data perjalanan dari Google Location History menjadi animasi perjalanan. Hasil akhirnya berupa video MP4 yang dapat ditonton atau dibagikan.
Dokumentasi proyek tersebut secara langsung menjelaskan fungsinya sebagai, “Turn your Timeline file into an animated travel video on your Android phone.”
Aplikasi ini tidak membutuhkan akses ke akun Google pengguna. Data Timeline yang dipilih tetap diproses pada perangkat, sedangkan peta menjadi bagian jaringan yang digunakan untuk menampilkan area perjalanan.
Syarat Sebelum Membuat Video Timeline
- Pengguna Android perlu memiliki file Timeline.json hasil ekspor dari Timeline. File tersebut menjadi bahan utama yang dibaca aplikasi untuk menyusun kembali perjalanan berdasarkan lokasi dan waktu yang tersimpan.
- Perangkat Android harus menggunakan Android 8.0 atau versi lebih baru. Dokumentasi proyek juga menyebut aplikasi belum tersedia secara resmi melalui Google Play, sehingga pemasangan dilakukan dari rilis proyek.
- File aplikasi sebaiknya diperoleh langsung dari repositori resmi GitHub milik pengembang. Hindari mengambil APK dari situs lain karena sumber tersebut tidak dapat dipastikan memiliki berkas yang sama dengan rilis asli.
- Pengguna perlu menyediakan ruang penyimpanan untuk hasil video. Durasi dan kualitas keluaran dapat memengaruhi waktu proses serta ukuran berkas yang dihasilkan aplikasi.
Cara Mengekspor Timeline Google Maps di Android
- Buka aplikasi Setelan atau Settings pada ponsel Android, bukan menu pengaturan Google Maps. Lokasi menu ini penting karena data Timeline tersimpan dan dikelola pada perangkat.
- Pilih Location, kemudian masuk ke Location services. Setelah itu cari menu Timeline untuk membuka pengaturan riwayat lokasi pada perangkat yang digunakan.
- Pilih Export Timeline data, kemudian tekan Continue ketika sistem meminta konfirmasi. Google menyebut data tersebut dapat disimpan pada lokasi penyimpanan yang dipilih pengguna.
- Tentukan folder penyimpanan yang mudah ditemukan, misalnya Downloads. Setelah proses selesai, file Timeline akan tersedia untuk digunakan pada aplikasi pengolah data perjalanan.
- Jika menu Timeline tidak ditemukan, tampilan dapat berbeda menurut merek, versi Android, atau konfigurasi perangkat. Google juga menyebut beberapa menu dapat berubah sesuai perangkat yang digunakan.
Cara Memasang Timeline Visualizer di Android
- Buka repositori resmi Timeline Visualizer di GitHub, kemudian masuk ke bagian Releases untuk melihat versi yang tersedia. Rilis terbaru yang tercatat pada 21 Agustus 2026 adalah versi 2.2.6.
- Pilih rilis terbaru, lalu buka bagian Assets. Unduh file APK yang tersedia untuk versi tersebut langsung ke perangkat Android yang akan digunakan.
- Buka file APK setelah proses pengunduhan selesai. Jika sistem menolak pemasangan, Android dapat meminta izin untuk memasang aplikasi dari sumber yang tidak berasal dari Google Play.
- Aktifkan izin Install unknown apps untuk browser atau pengelola berkas yang digunakan. Setelah pemasangan selesai, izin tersebut dapat dimatikan kembali melalui pengaturan perangkat.
- Perlu diperhatikan bahwa pemasangan dari luar Google Play dapat memunculkan peringatan keamanan Android. Dokumentasi proyek menyebut peringatan tersebut berkaitan dengan distribusi APK secara langsung.
Cara Mengubah Timeline Menjadi Video Perjalanan
- Jalankan Timeline Visualizer, kemudian pilih menu Create video. Setelah itu tekan Choose file dan cari file Timeline.json yang sebelumnya sudah disimpan dari pengaturan ponsel.
- Tentukan periode perjalanan yang ingin ditampilkan. Pengguna dapat memilih rentang bulan atau memakai pilihan Exact dates apabila hanya ingin membuat video untuk perjalanan pada tanggal tertentu.
- Atur nama, judul, pergerakan kamera, serta durasi video sesuai kebutuhan. Pilihan durasi yang tersedia berada pada rentang 10 hingga 300 detik, sehingga video dapat disesuaikan dengan panjang perjalanan.
- Gunakan menu Preview sebelum membuat video akhir. Tahap ini membantu pengguna melihat pergerakan rute pada peta dan memastikan periode perjalanan yang dipilih sudah sesuai dengan keinginan.
- Jika hasil pratinjau sudah sesuai, tekan Create video. Pada Android 10 dan versi lebih baru, video secara otomatis disimpan di folder Movies/Timeline Visualizer.
- Setelah proses selesai, video dapat diputar atau dibagikan. Aplikasi juga menyediakan bagian My videos untuk menyimpan daftar video yang telah dibuat dari data Timeline.
Bagaimana Tampilan Video yang Dihasilkan?
Video memperlihatkan perjalanan melalui penanda lokasi yang bergerak mengikuti rute berdasarkan data Timeline. Pergerakan kamera dapat dibuat lebih stabil atau mengikuti perpindahan lokasi secara dinamis.
Timeline Visualizer juga menyediakan beberapa pilihan format keluaran, termasuk ukuran persegi, potret 1080 × 1920, serta lanskap 1920 × 1080 untuk kebutuhan berbagi video.
Untuk perjalanan panjang, aplikasi menggunakan pengaturan pemrosesan tertentu agar rute tetap terlihat jelas tanpa membuat animasi terlalu berat. Bentuk rute asli tetap menjadi acuan pemrosesan video.
Apakah Data Lokasi Aman Digunakan?
Dokumentasi Timeline Visualizer menyatakan aplikasi tidak meminta login Google, izin lokasi, maupun akses akun Google. Aplikasi hanya membaca file JSON dan video yang dipilih pengguna.
Pengembang juga menjelaskan bahwa file Timeline tidak diunggah ke server. Namun, peta dasar membutuhkan koneksi jaringan dan permintaan area peta dapat diterima oleh penyedia layanan peta yang digunakan.
Karena Timeline berisi informasi lokasi pribadi, pengguna sebaiknya tidak sembarangan membagikan file JSON kepada orang lain. File tersebut dapat memuat rekam perjalanan yang cukup sensitif bagi pemiliknya.
Cara Melihat Timeline Google Maps di iPhone
- Pengguna iPhone tidak perlu memasang aplikasi Android tersebut. Dokumentasi proyek menyediakan versi web yang dapat dibuka melalui Safari untuk mengolah file Timeline secara langsung.
- Dari Google Maps, buka foto profil, masuk ke Settings, pilih Personal content, kemudian cari opsi Export Timeline data untuk menyimpan file Timeline dalam format JSON.
- Buka aplikasi web Timeline Visualizer melalui Safari, pilih file Timeline.json, tentukan periode perjalanan, lalu sesuaikan pergerakan kamera sebelum membuat video.
- Tekan Create MP4 setelah pratinjau selesai. Fitur pembuatan video pada iPhone membutuhkan Safari 16.4 atau lebih baru dengan dukungan pengodean H.264.
Kenapa Menu Timeline Bisa Berbeda?
Perubahan sistem penyimpanan Timeline membuat banyak pengguna mencari lokasi menu ekspor yang tepat. Google kini menempatkan proses ekspor Timeline pada pengaturan perangkat Android.
Google menyatakan Timeline tersedia pada aplikasi Maps versi 11.106 dan lebih baru, sementara perangkat Android Go tidak mendukung fitur tersebut. Tampilan menu juga dapat berbeda menurut perangkat.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak langsung menganggap data hilang ketika menu yang terlihat berbeda. Periksa pembaruan aplikasi, pengaturan lokasi, serta menu Timeline pada perangkat yang digunakan.






